Salah satu segmen pasar yang perlu Anda kembangkan untuk memasarkan
pupuk adalah menyasar koperasi kelapa sawit. Pasalnya satu koperasi bisa
mengelola hingga ribuan ha kebun.
Mari kita lihat apa yang Anda peroleh dengan bermitra dengan
koperasi kelapa sawit di Riau yang memiliki kebun seluas 8000 ha. Dengan asumsi
penggunaan pupuk 500 kg/ha saja maka Anda
akan membukukan pejualan sebanyak 4000 ton atau setara 4000.000 kg. Dengan
asumsi keuntungan bersih Rp. 500/kg saja maka Anda sudah memperoleh keuntungan Rp.
2 Milyar. Angka yang cukup menarik.
Hanya saja perlu trik khusus untuk memenangkan pasar kelapa
sawit. Ini beberapa rahasianya.
Pertama, tentu Anda wajib menunjukkan bahwa
pupuk Anda bermutu dengan memiliki izin edar, SNI untuk NPK, serta memiliki
berbagai pengujian. Tentu Anda perlu melakukan demplot.
Kedua, jangan hanya berusaha memasarkan pupuk
dan seolah-olah koperasi sebagai pembeli. Namun tawarkan kemitraan dimana
koperasi sebagai mitra distributor dan anggota sebagai target pasarnya.
Ketiga, berikan bantuan untuk pembiayaan. Ada
banyak perusahaan pupuk yang memberikan keringanan dalam pembayaran. Tentu ini
bisa dilakukan untuk koperasi yang telah bermitra cukup lama. Namun untuk
kerjasama yang baru sebaiknya tawarkan pembiayaan melalui perbankkan atau LDPB.
Perusahaan dapat berperan sebagai fasilitator pengajuan.
Keempat, tawarkan layanan purna jual seperti
tenaga agronomis, pelatihan pemupukan dan hal lain yang bisa meningkatkan nilai
tambah dari produk Anda di mata petani.
Saat ini sudah tidak lagi sekedar menonjolkan kelebihan
produk. Tapi perusahaan harus mampu menciptakan metoda kerjasama yang menarik.

No comments:
Post a Comment