Mengembangkan Bisnis Pupuk dengan Sistem Waralaba

 

Ternyata ada trik untuk mengakselerasi bisnis pupuk bagi perusahaan yang memiliki formula dan izin. Meskipun memiliki resiko dari sisi perlindungan HAKI namun cara ini bisa jadi pilihan untuk produsen dengan modal terbatas.

Triknya adalah dengan mengembangkan produksi pupuk melalui sistem waralaba. Dimana produsen pupuk pemilik izin mengembangkan pabrik pengolahan dan menyupply bahan baku yang dibutuhkan. Lalu di mitra akan memasarkan pupuk dengan perizinan dan spesifikasi sesuai formula dari produsen pemberi waralaba.

Ini bisa jadi pilihan bagi produsen yang memiliki inovasi namun memiliki keterbatasan modal untuk mengembangkan produk. Sehingga dalam waktu sekitar produk yang ia hasilnya dapat diproduksi di berbagai sentra pengembangan tanpa harus mengeluarkan modal dan mendapatkan insentif dari setiap penjualan produk.

Tentu resiko dari sistem ini bisa saja penerima waralaba memproduksi sendiri dengan cara mengurus izin dengan masarkan produk yang sama. Hal ini dapat diantisipasi dengan kesepatan pada Perjanjian Kerjasama terkait masalah hak cipta. Dan pemberi waralaba dapat menjaga kerahasiaan formula dengan menyupply bahan baku siap pakai.

Selain itu pemberi waralaba dapat terus melakukan inovasi sehingga yang dikerjasamakan adalah teknologi yang relatif lama atau sudah mengalami kejenuhan pasar. Sehingga tidak berdampak pada keberlanjutan usaha pemberi waralaba.